PEMERINTAH KABUPATEN TRENGGALEK

www.trenggalekkab.go.id

  • Facebook
  • Twitter
  • Youtube
  • Printer
LINK DOWNLOAD PANDUAN siMAYA, SENIN 17 JULI 2017

Dibuat pada: 2017-04-13 08:14:41 - 4120 Hits

Pemkab Gelar Rapat Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial
        Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mewujudkan kemananan dan situasi kondusif di suatu wilayah adalah dengan melakukan koordinasi yang baik dari berbagai pihak.  Rabu 12/4, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Trenggalek adakan rapat koordinasi tim terpadu penanganan konflik sosial, bertempat di gedung bhawarasa acara ini membahas bagaimana upaya untuk meredam dan menangani potensi-potensi konflik sosial yang ada di Kabupaten Trenggalek.
       Rapat ini dihadiri unsur pimpinan daerah diantaranya Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc, Dandim 0806 Letkol Arm Bayu Argo A., Kapolres Trenggalek AKBP Donny Adityawarman, S.H, S.I.K, M.Si, Kajari Umaryadi, S.H, M.H, Kepala OPD lingkup Pemkab Trenggalek,  tokoh agama serta tokoh organisasi masyarakat seperti Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), dan Forum Kewaspadan Dini dalam Masyarakat ( FKDM). Dalam paparannya Bupati menyampaikan pentingnya membangun kesadaran dan toleransi dalam meredam potensi konflik sosial di masyarakat menggunakan pendekatan kekeluargaan di masyarakat.
      “Menyelesaikan konflik sosial justru tidak menggunakan pendekatan formal tetapi justru menggunakan pendekatan kekeluargaan.  Karena semua yang menggunakan pendekatan formal kadang-kadang tidak selalu memberikan ketentraman terbaik di masyarakat, sehingga sebaiknya semua itu bisa didiskusikan terlebih dahulu di masyarakat apa yang terbaik.  Kita berharap tim ini benar-benar menjadi tim yang efektif dan di awali dengan rasa kekeluargaan diantara kita bersama, jadi kita bersama disini memiliki trust satu sama lain, sehingga kita bisa bekerjasama dan langkah terakhir tetap menggunakan kewenangan tapi akan jauh lebih baik jika kita menggunakan persuasif tadi” ungkap Bupati.
Bupati Trenggalek juga menyampaikan apresiasi yang tinggi pada seluruh Anggota Forkopimda, tokoh agama maupun tokoh masyarakat yang dengan kerja kerasnya potensi kerawanan konflik di Trenggalek ini tergolong rendah.
        “Kita bersyukur bahwa Trenggalek sampai hari ini dan saya juga ucapkan terimakasih kepada Forkompimda dan para tokoh agama serta tokoh organisasi masyarakat bahwa kita sejauh ini berhasil mendeteksi dini, mencegah, dan meredam konflik sosial.  Sehingga tidak mengganggu produktifitas wilayah, dan ini memang peran dari kita semua sangat penting, kepekaan dan respon secara dini ini merupakan tidak lepas dari dukungan kita semua.  Koordinasi Forkopimda berjalan dengan baik, dan juga kita punya Kominda, FKUB, FKDM, ini semua sudah dilaksanakan untuk menjadi mendukung dan menopang kondisi yang lebih baik” imbuhnya.
         Di akhir acara Bupati juga menghimbau bagi pihak terkait  seperti Kesbangpol untuk melakukan pemetaan potensi konflik sosial yang ada di Kabupaten Trenggalek, dengan langkah tersebut diharapkan kestabilan ekonomi dan keamanan di wilayah Trenggalek dapat terjaga dengan baik . (Kominfo Trenggalek)